Jelaskan mengapa jaringan yang terdapat pada ujung akar dan ujung batang bersifat embrional

tirto.id - Tumbuhan merupakan makhluk hidup yang tersusun dari berbagai jenis sel di dalam struktur tubuhnya atau sering disebut dengan organisme multiseluler.

Dikutip dari modul Biologi oleh Saifullah (2020:7), sel-sel dari tumbuhan yang memiliki bentuk, susunan dan fungsi yang sama akan membentuk jaringan tumbuhan tertentu.

Sedangkan, beberapa jaringan yang memiliki struktur yang berbeda akan membentuk organ-organ dari tumbuhan seperti akar, batang, daun, buah, dan biji.

Beberapa susunan dari organ tersebut memiliki fungsi sebagai tempat dan pendukung terjadinya proses perkembangbiakan pada tumbuhan.

Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan

Jaringan tumbuhan merupakan jaringan yang tersusun atas sel-sel dengan kemampuan titopotensial, yaitu berguna untuk memperbanyak diri. Struktur jaringan pada tumbuhan secara mendasar terbagi atas dua macam, yaitu jaringan muda atau meristem (embrional) dan jaringan permanen (dewasa).

Jaringan muda (meristem) adalah jaringan tumbuhan yang tersusun dari berbagai sel-sel muda. Jaringan tersebut merupakan sel-sel yang selalu membela dan belum dibedakan jenis selnya (terdiferensiasi).

Dikutip dari e-Modul Biologi oleh Kemendikbud (2019:25) jaringan permanen adalah jaringan tumbuhan sudah tidak dapat melakukan pembelahan dan sudah terdiferensi. Jaringan permanen merupakan jaringan yang membentuk berbagai jaringan yang sifatnya lebih kompleks.

1. Jaringan Meristem

Jaringan meristem merupakan jaringan muda yang tersusun dari sel-sel aktif dalam melakukan pembelahan. Dalam proses pembelahan, sel-sel meristem akan menghasilkan sel-sel baru yang sebagian darinya akan berada dalam meristem.

Sel-sel hasil pembelaan disebut dengan sel permulaan (inisial). Sel-sel baru yang digantikan dan tidak berada dalam meristem, disebut dengan sel derivative (turunan). Beberapa bagian tubuh tumbuhan yang memuat jaringan meristem yaitu akar, ujung batang, kambium pembuluh, dan jaringan gabus.

Jaringan meristem pada akar dan ujung batang disebut dengan apical meristem. Sedangkan kambium pembuluh terletak di antara xilem dan floem. Kemudian, jaringan gabus (periderm) berperan sebagai jaringan yang berguna untuk menggantikan fungsi epidermis (jaringan protektif). Ciri-ciri dari jaringan meristim sebagai berikut:

  • Sel-sel memiliki ukuran kecil
  • Terdiri dari sel-sel muda yang aktif melakukan pembelahan
  • Sel memiliki dinding yang tipis
  • Nucleus memiliki ukuran yang reltif besar
  • Vakuola memiliki ukuran kecil
  • Sel banyak mengandung unsur sitoplasma
  • Sel jaringan meristem berbentuk kubus
Jaringan meristem dikelompokan menjadi dua kategori, yaitu berdasarkan posisi pada tumbuhan dan asal-usulnya. Beberapa jaringan meristem berdasarkan posisi dalam tumbuhan seperti meristem apical (pada ujung akar, puncak leteral, dan ujung utama), meristem interkalar (pada jaringan dewasa), dan meristem lateral (berdekatan dengan organ yang ditemukannya).

Sedangkan, beberapa jaringan meristem berdasarkan kepada asal usulnya seperti meristem primer dan meristem sekunder. Meristem primer merupakan sel-selnya berkembang dari meristem apical (sel-sel embrionik). Sementara, meristem sekunder adalah sel-sel sudah mengalami proses diferensiasi (dewasa).

2. Jaringan Permanen

Jaringan permanen merupakan jaringan yang sudah mengalami tahap diferensiasi. Jaringan tersebut tidak dapat melakukan proses pembelahan sel. Ciri-ciri dari jaringan permanen sebagai berikut:

  • Tidak melakukan pembelahan
  • Berukuran besar
  • Memiliki vakuola dengan ukuran besar
  • Plasma sel dalam jaringan permanen lebih sedikit
  • Terdapat ruang antar sel
  • Sel-sel sudah mengalami proses penembalan dinding
Beberapa contoh jaringan permanen pada tumbuhan berdasarkan bentuk dan fungsinya seperti jaringan epidermis (pelindung), jaringan parenkim (dasar), jaringan penyokong (penguat), dan jaringan pengangkut (vaskuler).

Baca juga: Rangkuman Biologi: Fungsi Proses Pernapasan bagi Tubuh Manusia

Contoh Soal dan Jawaban Jaringan Tumbuhan Materi Biologi Kelas 11

Beberapa contoh soal dan jawaban mengenai materi jaringan tumbuhan sebagai berikut:

1. Jaringan berikut terdapat pada tumbuhan, kecuali

a. jaringan parenkim

b. jaringan ikat

c. jaringan meristem

d. jaringan klorenkim

e. jaringan xilem

Jawaban: b. jaringan ikat

2. Jaringan...berperan untuk menghantar air dan ion-ion, sedangkan jaringan...untuk mengantarkan zat makanan.

a. xilem: floem

b. xilem: kambium

c. floem: xilem

d. cambium: folem

e. xilem: trakeid

Jawaban: a. xilem: floem

3. Tipe jaringan yang aktif membelah disebut...

a. jaingan meristem

b. jaringan parenkim

c. jaringan xilem

d. jaringan epidermis

e. jaringan slerenkim

Jawaban: a. jaingan meristem

4. Jaringan tumbuhan yang sebagian besar komponen utamanya bukan berupa bahan hidup(protoplasma) adalah...

a. jaringan pengangkut

b. jaringan epidermis

c. sklerenkim

d. jaringan kolenkim

e. jaringan parenkim

Jawaban: c. sklerenkim

5. Rambut akar umumnya ditemukan pada zona...

a. semua benar

b. pematangan

c. meristem apikal

d. perpanjangan

e. pembelahan sel

Jawaban: b. pematangan

6. Berikut merupakan letak dari jaringan meristem…

a. akar dan batang

b. akar dan daun

c. ujung akar dan ujung batang

d. daun dan xilem

e. xilem dan floem

Jawaban: c. ujung akar dan ujung batang

7. Jelaskan mengapa jaringan yang terdapat pada ujung akar dan ujung batang bersifat embryonal...

a. tempat terjadinya fotosintesis

b. tempat menyimpan cadangan makanan

c. tempat terjadinya pertumbuhan primer berupa pemanjangan akar dan batang

d. tempat terjadinya pertukaran oksigen dan karbon dioksida

e. tempat keluarnya bakal buah

Jawaban: c. tempat terjadinya pertumbuhan primer berupa pemanjangan akar dan batang

8. Kambium Vaskuler terletak di antara…

a. akar dan batang

b. stomata dan batang

c. daun dan batang

d. akar dan daun

e. xilem dan floem

Jawaban: e. xilem dan floem

9. Berikut ini adalah ciri-ciri jaringan pada tumbuhan.

Sel memiliki vakuola yang sangat kecil

Susunan sel sangat rapat

Memiliki ruang antarsel

Inti sel berukuran besar

Sel mengandung sedikit protoplasma

Ciri-ciri jaringan meristem ditunjukan oleh nomor…

a. 3, 4, dan 5

b. 1, 2, dan 4

c. 2, 3, dan 4

d. 1, 2, dan 4

e. 2, 4, dan 5

Jawaban: b. 1, 2, dan 4

10. bagian yang berperan dalam pertumbuhan dan diferensiasi ujung batang, ujung lateral dan ujung akar adalah…

a. meristem lateral

b. meristem interkalar

c. promeristem

d. meristem sekunder

e. meristem apical

Jawaban: e. meristem apical

Baca juga: Rangkuman Biologi Tahap Metamorfosis Kupu-Kupu: Telur hingga Imago

Baca juga tulisan menarik lainnya Syamsul Dwi Maarif
(tirto.id - sym/ylk)


Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Yulaika Ramadhani
Kontributor: Syamsul Dwi Maarif

Subscribe for updates Unsubscribe from updates

Waspada Cuaca Ekstrem di Wilayah Jabodetabek, Antisipasi Banjir?

Oleh Husnul Abdi pada 06 Agu 2019, 16:10 WIB

Diperbarui 06 Agu 2019, 16:10 WIB

Perbesar

Ciri Ciri Jaringan Meristem (Sumber: Pixabay)

Liputan6.com, Jakarta Jaringan merupakan sekelompok sel yang memiliki bentuk, susunan dan fungsi yang sama. Jaringan dapat ditemukan pada organ tubuh semua makhluk hidup, termasuk tumbuhan. Jaringan pada tumbuhan dibagi ke dalam beberapa macam, salah satunya adalah jaringan meristem. Ciri-ciri jaringan meristem salah satunya adalah sel yang berukuran kecil.

Jaringan Meristem adalah jaringan yang aktif membelah. Ciri-ciri jaringan meristem ini sel-selnya mampu membelah diri dengan cara mitosis secara terus menerus untuk menambah jumlah sel-sel tubuh pada tumbuhan. Jaringan ini terdapat di ujung akar yang biasanya di sebut meristem apikal.

Menurut asalnya, meristem dibedakan menjadi meristem primer dan meristem sekunder. Pertumbuhan pada jaringan ini akan menghasilkan ranting-ranting baru, perpanjangan akar, serta pembentukan bunga. Ciri-ciri jaringan meristem sebagai kumpulan dari sel-sel dapat membuat kamu mengetahui fungsinya.

Berikut Liputan6.com rangkum tentang ciri-ciri jaringan meristem dari berbagai sumber, Selasa (6/8/2019).

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Sebelum membahas lebih jauh tentang jaringan meristem, kamu perlu mengetahui tentang ciri-ciri jaringan meristem terlebih dahulu.

Bentuk dan ukuran sel penyusun sama

Ciri ciri jaringan meristem yang pertama yaitu, bentuk dan ukuran selnya sama. Namun biasanya jaringan meristem ini memiliki satu atau lebih inti sel yang berukuran besar.

Dinding sel tipis

Ciri ciri jaringan meristem selanjutnya adalah memiliki dinding sel yang tipis. Bahkan ruang antar sel biasanya tidak ditemukan.

Selnya penuh dengan protoplasma

Selain itu, ciri ciri jaringan meristem selanjutnya adalah selnya dipenuhi dengan protoplasma. Hal ini terjadi karena saking banyaknya protoplasma yang terdapat dalam sel pada jaringan meristem.

Isi sel tidak mengandung zat makanan

Memang salah satu ciri ciri jaringan meristem adlaah tidak mengandung zat makan pada isi sel. Jaringan meristem juga tidak berfungsi sebagai jaringan penyimpan makanan.

Sel muda dan berukuran kecil

Ciri ciri jaringan meristem lainnya adalah sel muda dan berukuran kecil. Karena itulah, sel penyusun jaringan meristem bersifat embrional atau selalu aktif membelah. Selain itu, ciri ciri jaringan meristem lainnya adalah belum mengalami diferensiasi dan spesialisasi, vakuola kecil, inti besar, plastida belum matang dan berbentuk sama ke segala arah.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Perbesar

Ciri Ciri Jaringan Meristem (Sumber: iStockphoto)

Menurut Asalnya

Setelah mengetahui ciri ciri jaringan meristem, selanjutnya kamu perlu mengetahui jenis-jenis jaringan meristem. Menurut asalnya, jaringan meristem dibagi menjadi dua macam yaitu meristem primer dan meristem sekunder

- Meristem Primer

Meristem primer yaitu jaringan muda yang asalnya dari perkembangan sel-sel embrionik atau sel yang masih aktif membelah. Jaringan meristem primer ini biasanya terletak di ujung akar dan ujung batang. Dengan adanya jaringan meristem primer menjadikan batang dan akar bertambah panjang.

Pertumbuhan jaringan ini disebut dengan pertumbuhan primer. Menurut Haberland, meristem primer asalnya dari promeristem yang berkembang menjadi protoderm (bakal epidermis), prokambium (bakal berkas pengangkut), dan meristem dasar (bakal parenkim).

- Meristem Sekunder

Meristem sekunder yaitu jaringan yang asalnya dari jaringan dewasa yang sudah berhenti pertumbuhannya, tetapi kembali menjadi embrional. Jaringan meristem sekunder biasanya terletak pada antara xilem dan floem.

Meristem sekunder mencakup kambium dan kambium gabus. Kambium adanya di akar dan batang tumbuhan dikotil serta pada tumbuhan berbiji terbuka. Kambium gabus adanya di kulit batang dan membentuk jaringan gabus yang sulit dilewati air bahkan tidak dapat dilewati air. Pertumbuhan sekunder menjadikan tumbuhan semakin besar.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Sedangkan menurut letaknya, jaringan meristem dibagi menjadi tiga macam, yaitu meristem Apikal, Meristem Interkalar dan Meristem Lateral.

Meristem Apikal

Meristem apikal atau meristem ujung adalah jaringan meristem yang letaknya di bagian ujung akar dan bagian batang tumbuhan. Meristem ini menjadikan pertumbuhan primer dengan bertambah panjangnya akar dan batang tumbuhan, sesuai dengan salah satu ciri-ciri jaringan meristem.

Jaringan yang terbuat dari meristem apikal disebut jaringan primer. Pada saat proses pemanjangan meristem apikal, didapatkan tunas apikal (tunas ujung) yang akan menjadi cabang samping, daun, dan bunga.

Meristem Interkalar

Meristem interkalar atau meristem antara adalah jaringan yang adanya di antara ruas-ruas batang atau di antara jaringan dewasa. Jaringan yang terbentuk adalah jaringan primer.

Pertumbuhan pada meristem ini menjadikan pertambahan panjang antar ruas-ruas batang. Meristem interkalar mengakibatkan bunga menjadi tumbuh. Pada dasarnya meristem interkalar adalah meristem apikal yang tertinggal ketika meristem tersebut tumbuh.

Meristem Lateral

Meristem lateral atau meristem samping merupakan jaringan meristem yang letaknya sejajar dengan lingkaran organ tempat dijumpainya meristem lateral dan ini adalah meristem sebagai penghasil pertumbuhan sekunder. Pertumbuhan meristem sekunder yaitu suatu proses menebal atau membesar di akar dan batang tumbuhan.

Meristem lateral menjadikan organ semakin melebar ke arah samping. Contoh meristem lateral adalah kambium dan kambium gabus (felogen). Kambium gabus menjadi penghasil lapisan pelindung yang disebut lapisan periderm (gabus). Kambium mengarah keluar sehingga terbentuk floem dan mengarah kedalam membentuk xilem. Sedangkan, kambium gabus mengarah ke luar membentuk felem dan mengarah kedalam membentuk feloderm.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Perbesar

Ciri Ciri Jaringan Meristem (Sumber: iStockphoto)

Berdasarkan ciri-ciri jaringan meristem yang telah disebutkan sebelumnya, kamu bisa mengetahui fungsi dari jaringan meristem ini. Fungsi jaringan meristem di antaranya adalah:

- Menambah tinggi dan panjang tumbuhan

- Memperbesar dan melebarkan batang

- Menyimpan cadangan makanan

- Pada akar membantu mencari nutrisi

- Membentuk cabang

- Membantu bertumbuhnya sel-sel

Lanjutkan Membaca ↓