Garis tebal paling cocok bila dibuat dengan menggunakan pensil dengan kode

Jenis-jenis Pensil untuk Menggambar Berdasarkan Ketebalan dan Fungsinya

INFO BISNIS - Pensil merupakan alat tulis dan alat gambar yang masih dibutuhkan sampai sekarang. Baik itu untuk anak-anak yang masih sekolah atau para seniman untuk membuat sketsa gambarnya dan diterapkan di berbagai media, mulai dari buku tulis, buku gambar hingga kanvas.

Jenis pensil pun banyak, disesuaikan dengan fungsinya. Berikut jenis-jenis pensil yang patut diketahui Anda tidak kebingungan mencari yang sesuai.

Pensil HB

Memiliki kode HB (Half Black). Ini merupakan pensil yang di dalamnya memiliki kadar karbon dan lempung yang seimbang. Saat digunakan akan memberikan garis-garis halus. Dalam proses menggambar, jenis satu ini banyak digunakan untuk sketsa awal.

Namun saat menggunakannya perlu untuk berhati-hati.Pensil jenis ini mudah luntur saat terkena gesekan. Jadi jika digunakan untuk menggambar sketsa awal, jangan sampai menggeseknya.

Pensil 2B

Pensil 2B bisa dibilang merupakan salah satu jenis yang sangat populer di pasaran. Bahkan sejak beberapa tahun lalu sudah jadi andalan saat musim ujian akhir datang karena tingkat ketebalannya bisa dibaca di komputer.

Penggunaan pun mudah, baik itu digunakan untuk membuat sketsa atau sekadar menulis. Dengan fungsinya, pensil ini cocok untuk para pelajar, seniman, dan para pelaku seni. Bisa menggambar dengan baik dan tidak gampang patah.

Pensil 3B

Dari ketebalan, pensil ini tidak terlalu jauh beda dengan 2B. Hanya saja warnanya sedikit lebih tegas. Karena itulah, biasanya dimanfaatkan untuk mempertegas sketsa awal yang telah dibuat sebelumnya. Bisa juga sebagai alat mengarsir dasar di gambar-gambar jenis realisme atau sebuah karya seni menunjukkan tampilan kehidupan nyata sehari-hari.

Pensil 4B

Pensil 4B memiliki ketebalan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan 3B, namun tingkat kelunakannya atau kekerasannya sama. Dengan warna yang lebih gelap, bisa digunakan untuk membuat sketsa yang lebih tegas.

Selain itu, di jenis gambar realisme, pensil 4B ini biasanya digunakan untuk menggambarkan rambut namun yang tidak terlalu gelap. Bisa juga jadi arsiran untuk warna kulit yang agak gelap.

Pensil 5B

Selanjutnya ada pensil 5B yang memiliki ciri khas extra soft dan warnanya yang sangat hitam. Dengan tingkat kelunakannya, pensil jenis ini bisa digunakan untuk membuat sketsa, outline, dan juga arsiran.

Pensil 6B

Pensil jenis ini lazim digunakan para seniman gambar. Karena karakteristiknya sendiri memiliki tingkat kelunakan yang nyaman, warnanya hitam pekat, dan memberikan garis-garis yang tegas.

Sayangnya, jenis pensil satu ini terlalu mudah tumpul jadi kurang bagus jika digunakan untuk buat sketsa awal. Di gambar, pensil satu ini banyak digunakan untuk membuat efek pencahayaan, kaca, dan juga air.

Pensil 7B dan Pensil 8B

Kedua jenis pensil ini juga memiliki tingkat ketebalan yang sangat tinggi. Namun lebih pekat lagi jika dibandingkan dengan 6B. Sementara fungsinya tidak jauh beda dengan pensil 6B. Bisa juga untuk membuat shading yang lebih gelap.

Pensil 9XXB

Satu lagi, yakni jenis pensil 9XXB yang memiliki tingkat kelunakan dan ketebalan yang sangat tinggi. Juga memiliki kehitaman yang amat sangat. Bisa digunakan untuk memberi warna hitam dengan lebih cepat dan baik. Tapi karena teksturnya yang super lunak, harus hati-hati bisa mengotori kanvas putih dengan gampang.

Ternyata banyak juga jenis pensil yang bisa digunakan untuk menggambar. Mulai dari pensil HB sampai dengan yang paling pekat dan lunak 9XXB. Mayoritas semua jenis pensil tersebut bisa didapatkan dengan gampang di Shopee. Tinggal pesan, pensil yang diinginkan di antar sampai depan rumah. Ada fitur COD (Cash on Delivery) yang membuat belanja makin mudah.

Tidak berhenti berinovasi, Shopee juga terus menerus mengeluarkan fitur barunya. Paling anyar ada Shopee Video yang bisa digunakan sebagai ajang hiburan. Di dalamnya banyak ditampilkan video-video pendek berisi tutorial, Shopee Haul, resep, rekomendasi produk, dan sebagainya. Yuk, miliki aplikasi Shopee di semua smartphone yang dimiliki. (*)

Beberapa karya patung pensil buatan Djordjevic. Foto: Dado Ruvic/Reuters

Pensil merupakan alat tulis sekaligus alat gambar yang paling praktis, ringan, dan mudah didapat. Pensil menjadi media paling dasar bagi seorang drafter ketika hendak membuat gambar.

Jenis pensil cukup banyak dan beragam, di antaranya ada pensil kayu, mekanik, dan arang. Dikutip dari buku Drawing Pensil: Panduan Menggambar dengan Pensil karya A.R Studio, dalam proses menggambar manual, pensil mekanik dan pensil kayu lebih sering digunakan.

Jika dilihat dari karakteristiknya, pensil mekanik tersedia dengan isi ulang dan ukuran diameter yang berbeda-beda. Sedangkan pensil kayu terdiri dari beberapa kode untuk membedakan tingkat kepekatannya. Seperti apa? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan berikut.

Mengenal Jenis Pensil dalam Teknik Menggambar

Pensil menjadi alat paling umum yang digunakan seorang drafter ketika hendak menggambar. Selain karena murah, kepekatan pensil yang beragam juga dinilai efektif untuk memaksimalkan hasil karya.

Ilustrasi Tempat Pensil Foto: Pixabay/tookapic

Ragam pensil beserta kepekatannya mampu menciptakan garis dan arsiran yang bagus. Sehingga, gambar yang dibuat oleh seorang drafter pun akan terlihat lebih nyata.

Bagian hitam pensil yang terbuat dari grafit mempunyai kekerasan atau kelunakan yang berbeda-beda. Perbedan ini ditandai dengan kode angka dan huruf pada kayu pembungkusnya.

Pensil dengan kode H menunjukkan pensil keras, sedangkan kode B menunjukan pensil lunak. Pada pensil kode H, grafit akan bertekstur lebih keras, tapi hasil goresannya tidak sehitam pensil kode B.

Ian Wongkar dalam buku Melukis dengan Pensil: Benda & Pemandangan (2010) mengatakan bahwa goresan grafit pada pensil kode H akan berwarna abu-abu kehitaman. Semakin besar angka kodenya, maka hasil goresan grafit akan semakin tipis.

Sedangkan pada pensil kode B, grafit cenderung membuat goresan yang berwarna hitam. Semakin besar angka pada kodenya, maka hasil goresan grafit akan semakin hitam dan pekat.

Hitomi Tateno, CEO sekolah anime Sasayuri, memegang pensil warna di sekolahnya di Tokyo. Foto: Philip Fong / AFP

Jika digunakan untuk keperluan menggambar, maka pensil B sangat cocok untuk dipilih. Ini karena pensil kode B memberi kesan yang lebih hitam, sehingga Anda tidak perlu menekannya terlalu keras dan menggores kertas terlalu dalam.

Mengutip buku Pendidikan Seni: Seni Rupa SMP Kelas 2 karya Dedi Nurhadiat, watak goresan sebuah pensil tergantung kepada runcing atau tumpulnya ujung pensil. Ujung yang runcing memiliki watak tegas, cermat dan kaku, sedangkan ujung yang tebal memiliki kesan halus dan lunak.

Untuk menghasilkan gambar yang bagus, pilihlah merek dengan mutu yang baik, kelunakan dan kepekatan grafitnya merata, serta tidak mudah patah. Pensil dengan mutu rendah cenderung menghasilkan efek hitam yang tidak merata dengan kekerasan yang berubah-ubah.

Selain pensil hitam, dikenal juga pensil berwarna dalam teknik menggambar. Bahan pensil berwarna ini terbuat dari Caoline yang dicampur dengan tepung warna.