Dalam notasi angka tanda diam dinyatakan dengan simbol

Notasi musik atau titinada musik adalah sistem penulisan karya musik. Dalam notasi musik, nada dilambangkan oleh not (walaupun kadang istilah nada dan not saling dipertukarkan penggunaannya). Tulisan musik biasa disebut partitur.

Notasi musik standar saat ini adalah notasi balok, yang didasarkan pada paranada dengan lambang untuk tiap nada menunjukkan durasi dan ketinggian nada tersebut. Tinggi nada digambarkan secara vertikal sedangkan waktu (ritme) digambarkan secara horisontal. Durasi nada ditunjukkan dalam ketukan.

Terdapat pula bentuk notasi lain, misalnya notasi angka yang juga digunakan di negara-negara Asia, termasuk Indonesia, India, dan Tiongkok.

Oleh: Pietro T. M. Netti

Tuan Rumah Rumah MUGER Kupang

 

Image: sanggarmodel

“Notasi musik adalah sistem penulisan karya musik. Dalam notasi musik, nada dilambangkan oleh not (walaupun kadang istilah nada dan not saling dipertukarkan). Tulisan musik biasa disebut partitur.” [Wikipedia Bahasa Indonesia: https//id.m.wikipedia.org/wiki/Notasi_musik]


Notasi angka adalah sistem penulisan nada dalam musik/lagu dengan menggunakan simbol angka-angka: 1 (do), 2 (re), 3 (mi), 4 (fa), 5 (sol), 6 (la) 7 (si). Angka-angka tersebut menunjukkan tinggi-rendahnya nada. Ada juga angka 0 sebagai tanda diam.

Di samping simbol angka-angka di atas, ada juga simbol-simbol lain dalam notasi angka yang memperjelas penulisan notasi. Seluruh simbol yang ada memiliki makna dan fungsi masing-masing. Dalam penulisan karya musik/lagu, simbol-simbol tersebut secara jelas dan tegas menunjukkan jiwa/roh dari musik/lagu yang diciptakan. Salah mengartikan simbol-simbol notasi yang ada sama artinya dengan salah memainkan/menyanyikan musik/lagu tersebut. Atau dengan kata lain, kita dengan sewenang-wenang merubah (baca: merusak) karya cipta orang lain.

Berikut ini adalah simbol-simbol lain dalam notasi beserta penjelasannya [http://koneksiartikel.blogspot.co.id/2013/01/notasi-angka-dalam-musik_8.html?m=1]:

1.        TITIK 


Simbol titik ( . ) digunakan dalam dua fungsi:


2.      GARIS TEGAK


Garis tegak adalah garis birama sebagai batas birama (atau bar) yang satu dengan birama yang lain, contoh:

3.      GARIS TEGAK GANDA 

Secara umum, simbol garis tegak ganda adalah garis birama penutup. Garis tegak ganda terdiri dari dua jenis, yaitu garis tegak ganda tipis dan tebal, tebal, yang berbeda fungsinya.

4.      TITIK DUA


Titik dua adalah simbol/tanda ulang; dinyanyikan ulang dari awal, contoh:

KJ 469


5.      GARIS MENDATAR


Garis mendatar atau biasa disebut bendera digunakan sebagai simbol pembagian jumlah ketukan, contoh:

6.      GARIS MIRING 


Simbol garis miring digunakan untuk menaikkan dan/atau menurunkan setengah nada dari nada asal:

7.      GARIS LENGKUNG 

       

Simbol garis lengkung atau disebut Legato (slur) atau busur legato menghubungkan dua not atau lebih. Not-not atau nada-nada yang mendapat busur legato dimainkan/dinyanyikan secara bersambung, contoh:

8.      APOSTROF 


Simbol apostrof (tanda petik tunggal) digunakan sebagai tanda pengambilan napas, contoh: 


9.      NOL 


Simbol nol bukanlah nada, tetapi adalah simbol diam yang memiliki nilai 1 ketukan (jika tidak mendapat symbol bendera) sebagaimana not-not lainnya. Simbol nol dalam not angka bisa terletak pada ketukan ke berapa pun di tiap-tiap biramanya, di awal, di tengah, ataupun di akhir ketukan, bahkan bisa dalam satu atau lebih birama, contoh:


Sebelumnya: Nyanyian Jemaat Adalah Hymne (3/6)


Selanjutnya: Petunjuk-Petunjuk Lain DalamNotasi Angka (5/6)

Tanda istirahat atau Tanda diam adalah tanda notasi musik yang menunjukkan waktu jeda (diam).[1] Pemain musik hanya perlu menghitung ketukan-ketukannya apabila terlihat.[2]

Sama seperti not, tanda istirahat juga menunjukkan jumlah ketukan.[3] seperti:

Gambar Nama Jumlah Ketukan
  Istirahat penuh 4
  Istirahat setengah 2
  atau   Istirahat seperempat 1
  Istirahat seperdelapan 1/2
  Istirahat seperenambelas 1/4

  1. ^ (Inggris) Jones, Catherine Schmidt (2007). Understanding Basic Music Theory. C O N N E X I O N S. 
  2. ^ (Inggris) Schmeling , Paul (2005). Berklee Music Theory Book 1. Berklee Press.  Parameter |en= yang tidak diketahui akan diabaikan (bantuan)
  3. ^ (Inggris) Pilhofer , Michaeland., Day , Holly (2007). Music Theory For Dummies. Wiley Publishing, Inc.  Parameter |en= yang tidak diketahui akan diabaikan (bantuan)Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)

Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tanda_istirahat_(musik)&oldid=20974240"