Adanya pemerintahan yang berdaulat merupakan salah satu contoh unsur

Jakarta -

Setiap negara tentu terbentuk berdasarkan beberapa unsur. Tanpa adanya unsur unsur negara, suatu wilayah tidak dapat dikatakan sebagai negara yang berdaulat.

Definisi umum tentang negara adalah suatu daerah teritorial yang rakyatnya diperintah oleh sejumlah pejabat dan yang berhasil menuntut dari warga negaranya ketaatan pada peraturan perundang-undangan melalui penguasaan monopolistis dari kekuasaan yang sah. Pengertian unsur unsur negara adalah bagian-bagian yang menjadikan negara itu ada.

Berikut unsur-unsur negara menurut para ahli sebagai berikut:

Dikutip dari buku 'Ilmu Negara' karya Dr Agussalim Andi Gadjong, contoh unsur negara, yakni (1) harus ada rakyat, (2) harus ada daerah, dan (3) harus ada pemerintahan yang berdaulat. Ketiga unsur tersebut dikenal sebagai unsur konstitutif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, kini ada pandangan lain tentang unsur negara, seperti (4) harus ada pengakuan negara lain tentang kedaulatan negara tersebut. Unsur ini disebut dengan nama unsur deklaratif.

Menurut Konferensi Pan-Amerika pada tahun 1933 di Montevideo, unsur-unsur konstitusi negara sebagai pribadi Hukum Internasional adalah (a) penduduk yang tetap, (b) wilayah tertentu, (c) perintah, dan (d) kemampuan mengadakan hubungan dengan negara-negara lain.

Kemudian, menurut Muchtar Affandi, keempat unsur tersebut merupakan keharusan mutlak adanya sehingga harus lengkap. Apabila salah satu unsur tidak ada, maka negara juga tidak ada karena tidak menjadikan suatu negara merdeka.

Pasalnya, kedaulatan merupakan kekuasaan tertinggi dari negara terhadap orang-orang maupun organisasi yang berada di batas-batas wilayah negara dan kebebasan negara dari suatu kekuasaan yang berada di luar negara tersebut. Kedaulatan ini lah yang merupakan salah satu unsur pembeda antara negara dengan organisasi masyarakat lainnya.

Nah, jangan lupa unsur-unsur negara di atas ya!

Simak Video "Tangis Keluarga Lepas Trio Jenderal NII ke Balik Jeruji Besi"


[Gambas:Video 20detik]
(pay/pal)

negara unsur unsur negara indonesia hukum

Jakarta -

Unsur deklaratif dan konstitutif merupakan syarat minimal untuk terbentuknya sebuah negara. Sebelum membahasnya lebih lanjut, detikers perlu mengetahui terlebih dulu hakikat dari bangsa.

Menurut Ernest Renant, seperti dikutip dari buku PKn SMK/MAK Kelas X karya Retno Listyarti dan Setiadi, bangsa adalah suatu nyawa, suatu akal yang terjadi dari dua hal yaitu rakyat yang harus bersama-sama menjalankan satu riwayat dan rakyat harus punya kemauan atau keinginan hidup untuk menjadi satu.

Definisi Negara

Berdasarkan etimologi, kata 'negara' berasal dari kata staat dalam bahasa Belanda dan Jerman, lalu state dalam bahasa Inggris, etat dalam bahasa Perancis, dan status atau statum dalam bahasa Latin. Kata ini berarti 'meletakkan dalam keadaan berdiri', 'menempatkan', atau 'membuat berdiri'.

Negara adalah kelanjutan dari keinginan manusia untuk bergaul dengan orang lain dalam rangka menyempurnakan kebutuhan hidupnya. Sementara, bangsa dapat diartikan juga sebagai sekumpulan manusia yang dipersatukan oleh rasa kebangsaannya.

Unsur-unsur terbentuknya negara

Masih dari buku yang sama, ada sejumlah syarat minimal atau mendasar demi terbentuknya sebuah negara. Syarat-syarat ini digolongkan menjadi dua, yakni unsur deklaratif dan unsur konstitutif.

Unsur deklaratif adalah unsur yang tidak mutlak ada ketika suatu negara berdiri. Tetapi, unsur ini boleh dipenuhi setelah suatu negara berdiri.

Unsur deklaratif merupakan pengakuan dari negara lain. Hal ini memperkuat terbentuknya sebuah negara. Pengakuan dari negara lain juga terbagi menjadi dua.

1. Pengakuan de facto

Pengakuan de facto adalah pengakuan berdasarkan kenyataan yang ada atau dakta yang sungguh-sungguh nyata tentang berdirinya suatu negara. Pengakuan de facto juga tergolong menjadi dua, yakni:

- Pengakuan de facto yang bersifat tetap, artinya pengakuan dari negara lain terhadap suatu negara yang hanya bisa menimbulkan hubungan di bidang perdagangan dan ekonomi.

- Pengakuan de facto bersifat sementara, artinya pengakuan dari negara lain tanpa melihat perkembangan negara tersebut. Jika negara itu hancur, maka negara lain akan menarik pengakuannya.

2. Pengakuan de jure

Pengakuan de jure adalah pengakuan berdasarkan pernyataan resmi menurut hukum internasional. Pengakuan de jure terbagi menjadi:

- Pengakuan de jure bersifat tetap, yang berarti pengakuan dari negara lain yang berlaku untuk selamanya karena kenyataan memperlihatkan adanya pemerintahan yang stabil.

- Pengakuan de jure bersifat sementara, yang artinya adalah terjadinya hubungan antarnegara yang mengakui dan diakui dalam hubungan ekonomi, dagang, serta diplomatik. Negara yang mengakui berhak mempunyai konsulat atau kedutaan di negara yang diakui tersebut.

Unsur konstitutif adalah unsur yang mutlak harus ada saat suatu negara didirikan. Unsur ini meliputi rakyat, wilayah, dan pemerintah yang berdaulat.

1. Rakyat

Rakyat adalah semua orang yang secara nyata ada di suatu wilayah, serta tunduk dan patuh pada peraturan negara tersebut.

2. Wilayah

Wilayah adalah unsur mutlak sebuah negara. Wilayah adalah landasan material atau fisik suatu negara.

3. Pemerintahan yang berdaulat

Kedaulatan adalah kekuasaan tertinggi di suatu negara yang berlaku untuk seluruh wilayah dan segenap rakyat di negara tersebut.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa syarat minimal terbentuknya negara adalah unsur deklaratif dan konstitutif. Detikers juga sudah paham pengertian keduanya, kan?

Simak Video "Duh, Anggaran Pemilu 2024 Belum Sepenuhnya Disetujui Kemenkeu"



(nah/lus)

Ilustrasi Bendera Indonesia. ©2016 Merdeka.com

JATENG | 13 Juli 2020 14:08 Reporter : Ayu Isti Prabandari

Merdeka.com - Seperti diketahui, negara Indonesia mempunyai sejarah perjuangan yang luar biasa. Di mana sebelumnya, bangsa Indonesia harus melewati masa penjajahan dari beberapa negara yang datang dan menguasai tanah Indonesia. Meskipun sampai berada-abad, bangsa Indonesia tidak tinggal diam dan berusaha bangkit untuk merebut kemerdekaan.

Dalam hal ini, seluruh bangsa Indonesia bersatu melawan penjajah sehingga bisa menguasai kembali tanah ibu pertiwi. Para tokoh-tokoh pemerintahan pun melakukan berbagai macam strategi untuk membuat Indonesia merdeka dan bisa berdiri menjadi suatu negara utuh dan mandiri.

Meskipun begitu, memang tidak mudah bagi bangsa Indonesia untuk membuktikan ke negara lain. Bahwa Indonesia sudah memenuhi beberapa hal yang menjadi unsur-unsur negara yang dapat berdiri sendiri. Mulai dari adanya rakyat, wilayah, juga pemerintah yang berdaulat. Bukan hanya itu, Indonesia juga harus mendapat pengakuan dari negara lain yang menyatakan bahwa Indonesia layak sebagai negara yang mandiri.

Lalu apa saja yang termasuk unsur-unsur negara. Dan bagaimana pula fungsi negara bagi setiap rakyatnya. Dilansir dari berbagai sumber, berikut kami telah merangkum unsur-unsur negara yang perlu diketahui, lengkap beserta fungsinya.

2 dari 8 halaman

©2016 Merdeka.com

Sebelum mengetahui beberapa unsur-unsur negara, akan lebih baik jika memahami terlebih dahulu mengenai pengertian negara itu sendiri. Dilansir dari Liputan6.com, negara adalah sebuah wilayah atau daerah yang memiliki kekuasaan secara baik dan jelas dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, dan militer untuk mengatur rakyat atau masyarakat yang tinggal di dalamnya.

Berbagai macam kekuasaan ini dilakukan oleh pemerintahan, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Dengan begitu, akan terbentuk sistem pemerintahan yang dapat mengatur masyarakat dengan baik sehingga kehidupan berbangsa dan bernegara dapat berjalan dengan baik pula.

3 dari 8 halaman

Setelah memahami pengertian negara, lalu pertanyaan selanjutnya apa saja unsur-unsur negara yang harus dimiliki agar suatu negara dapat berdiri sendiri.

Seperti dilansir dari situs Sosiologis, secara umum diketahui bahwa unsur-unsur negara terdiri dari 4 hal, yaitu rakyat, wilayah, pemerintah yang berdaulat, dan pengakuan dari negara lain.

Masing-masing unsur ini harus dipenuhi oleh agar dapat mendapatkan status yang sah sebagai suatu negara. Berikut adalah penjelasan lengkap unsur-unsur negara yang perlu diketahui.

4 dari 8 halaman

istimewa ©2019 Merdeka.com

Unsur-unsur negara pertama yang harus dipenuhi adalah rakyat. Dalam hal ini, suatu negara harus memiliki masyarakat atau kumpulan Individu yang hidup dan tinggal di suatu wilayah dalam negara tersebut.

Dengan begitu, dapat dipahami bahwa sebelum status negara diakui, negara tersebut harus memiliki rakyat yang menjadi subyek pemerintahan atau pengaturan dari suatu negara.

Sehingga jika sebuah negara yang tidak memiliki rakyat maka itu belum bisa dikatakan sebagai negara, melainkan tanah atau pulau kosong tanpa penghuni. Maka dari itu, rakyat menjadi salah satu unsur-unsur negara yang paling utama untuk dipenuhi terlebih dahulu.

5 dari 8 halaman

Selain rakyat, wilayah juga menjadi salah satu unsur-unsur negara yang tidak kalah penting. Di sini, suatu negara harus memiliki wilayah dengan batasan teritorial yang jelas. Dalam hal ini, diperlukan wilayah secara geografis, artinya wilayah yang mencakup bagian daratan, perairan, dan udara.

Bukan hanya itu, negara juga harus memiliki batas yang jelas dengan wilayah negara lain. Biasanya batas wilayah antar negara ini ditandai dengan berbagai macam benda.

Mulai dari batok kayu atau batu, garis cat, kawat berduri, hingga tembok raksasa. Batas wilayah antar negara ini ditentukan berdasarkan kesepakatan dalam perjanjian bilateral atau internasional.

Bukan hanya daratan, batas dari wilayah perairan dan udara juga didapatkan dari hasil perjanjian antar negara atau internasional. Dalam hal ini, batas wilayah laut ditentukan oleh hukum laut internasional, yaitu zona tambahan, zona ekonomi eksklusif, landas benua, landas kontinen, dan laut pedalaman.

Sedangkan batas udara biasanya dibedakan menjadi aliran udara bebas dan aliran kedaulatan udara di atas wilayah negara.

6 dari 8 halaman

©2020 Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden

Unsur-unsur negara yang perlu diperhatikan berikutnya adalah pemerintah yang berdaulat. Di sini, pemerintah dapat diartikan sebagai lembaga legislatif yang bertugas membentuk undang-undang beserta jajarannya.

Selain itu, pemerintah juga dapat dimaknai sebagai keseluruhan lambang negara. Dalam sistem demokrasi, pemerintah Indonesia menganut trias politica dalam menjalankan fungsinya, yaitu berupa lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif.

Dalam menjalankan fungsinya, pemerintah menyelenggarakan menetapkan peraturan, menegakkan hukum, dan mengatur kehidupan masyarakat dengan baik, adil, dan sejahtera.

Di sini, pemerintah juga memegang kunci sebagai negara berdaulat. Artinya pemerintah dapat dengan bebas, mandiri dan tanpa tekanan dari negara lain dalam mengatur kehidupan masyarakatnya.

7 dari 8 halaman

Unsur-unsur negara terakhir yang harus dipenuhi adalah mendapatkan pengakuan dari negara lain. Di sini keberadaan negara diperkuat dengan adanya pengakuan dari negara lain, bahwa negara tersebut mampu secara mandiri mengatur rakyatnya dengan baik.

Unsur negara yang satu ini bersifat deklaratif. Artinya suatu negara baru memberikan pernyataan dirinya dan suatu negara yang sudah berdiri sebelumnya, telah memberikan pengakuan dari status kenegaraannya. Ini menjadi salah satu dari unsur-unsur negara yang wajib dipenuhi.

8 dari 8 halaman

©2020 Merdeka.com/Erwin Yohanes

Setelah memahami unsur-unsur negara di atas, Anda juga perlu memahami fungsi-fungsi apa saja yang dilakukan oleh suatu negara. Berikut adalah beberapa fungsi negara yang kami rangkum dari Liputan6.com :

1. Fungsi Pelaksana Ketertiban

Fungsi pengaturan dan ketertiban ini juga sering disebut dengan istilah Law and Order. Dalam fungsi ini, pemerintah melakukan pengaturan pada kehidupan masyarakat untuk membangun lingkungan yang tertib dan damai. Fungsi negara yang satu ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya bentrokan atau pertikaian antar warganya.

2. Fungsi Kemakmuran dan Kesejahteraan

Fungsi ini juga tidak kalah penting untuk dilaksanakan, terutama pada negara yang menjadikan paham kesejahteraan sebagai pedoman utama. Di mana negara berupaya agar masyarakat dapat hidup dengan sejahtera, khususnya dalam bidang ekonomi dan sosial.

Dengan begitu, negara mulai mengatur segala kegiatan masyarakat yang bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.

3. Fungsi Pertahanan dan Keamanan

Fungsi ini dilaksanakan untuk menjamin seluruh masyarakat untuk hidup dengan aman dan bebas dari serangan luar. Di sini, negara juga berperan dalam menjaga kedaulatan dan pertahanan negara agar tetap utuh dan tidak diserang pihak atau bangsa lain.

4. Fungsi Keadilan

Dalam fungsi keadilan, negara wajib memiliki penegak hukum atau badan peradilan yang dapat bertindak tegas demi menciptakan keadilan bagi seluruh masyarakat tanpa pandang bulu.

Penegakan hukum yang adil ini harus bebas dari segala unsur kepentingan yang bisa memberikan kerugian pada pihak lain. Di sini, negara juga wajib memenuhi segala hak dan kewajiban yang dimiliki oleh setiap masyarakat dengan baik.

(mdk/ayi)